Langsung ke konten utama

Fadli Sulaiman Kembali di Lantik Sebagai Keuchik Gampong Pasir Putih Kedua Kalinya

 


Aceh Timur - Fadli Sulaiman Resmi Menjabat Sebagai Keuchik Gampong Pasir Putih Periode Kedua, Camat Peureulak, Aceh Timur, Nasri SE melantik sekaligus pengambilan sumpah jabatan di aula Kantor Camat setempat, Jumat (4/2/2022).

Dalam sambutannya, Camat Peureulak Nasri mengapresiasi semangat Keuchik terpilih Fadli Sulaiman, dimana Telah menyukseskan program vaksinasi Covid-19 di Gampong Pasir Putih Peureulak dan diharapkan saat vaksinasi tahap selanjutnya Keuchik berserta Lebih semangat lagi.

“Bahkan sebelum pelantikan, pak geuchik sudah bekerja mensosialisasikan vaksinasi kepada warganya dan kami juga mengharapkan di tahap selanjutnya Keuchik berserta perangkat lebih pro aktif lagi” ujar Camat.

Selain itu,Ia juga mengingatkan tentang pengunaan dana Gampong (Desa) harus sesuai dengan aturan.

Dikesempatan itu, Camat juga menghimbau kepada perangkat gampong lainnya yang hadir pada pelantikan, seperti tokoh agama, tokoh adat dan unsur masyarakat agar mendukung kinerja geuchik terpilih.


Sementara itu usai pelantikan, Fadli mengatakan akan mendukung penuh program Pemerintah Aceh Timur.

Fadli mengharapkan dukungan semua pihak agar Gampong Pasir Putih yang dipimpinnya dapat berkembang  pesat dimasa yang akan datang.

“Semua sektor, infrastruktur, ekonomi, agama, adat istiadat dan lainnya, mohon dukungannya,” ujar Fadli

Lebih lanjut ia mengatakan Dalam Memimpin Sebuah Desa Sekaliber Pasir Putih Yang notabene nya salah satu desa terbesar di kecamatan Peureulak,Ia tidak akan mampu sendiri Melainkan dukungan dari semua pihak yang membuat Semua pekerjaan akan menjadi ringan apabila dipikul bersama.

"Memimpin desa besar seperti pasir putih bukan pekerjaan mudah akan tetapi semua akan menjadi mudah apabila dipikul bersama" Ucap Keuchik Gampong Pasir Putih Fadli Sulaiman.

Sekedar diketahui pada saat pemilihan Fadli Sulaiman unggul jauh dari kelima lawan nya yang lain.

Pelantikan tersebut Di hadiri oleh perwakilan Kapolsek, Perwakilan Damramil, para geuchik, tokoh agama, tokoh adat dan Seluruh perangkat Gampong Pasir Putih Peureulak. (Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beginilah Percakapan Antara Emas Dan Tanah, Semoga Menjadi Motivasi

  Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilau seperti aku.......??? Apakah engkau berharga seperti aku....... ???” - Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???” Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun. . Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. . Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi...

Ketika Pepsi di Boikot Di Pakistan

Pemandangan menarik terlihat di sebuah postingan yang memperlihatkan ribuan botol pepsi yang masih berisi berserakan di tengah jalan hal ini tentu mengundang tanda tanya Ada apa gerangan sehingga banyak tumpukan botol minuman berserkan di tengah jalan Salah satu akun facebook mengungah postingan tersebut dengan kata-kata Pepsi harus di boikot di negeri paskistan jika anda setuju bagikan postingan ini, isi dari postingan M Usman Khan Tanoli. Tidak hanya itu sebelum ada kata boikot pepsi di awali dengan kata-kata" PAKISTAN MAIN PEPSI KA BYCOT KYA JAYE" hingga postingan tersebut dibanjiri oleh beribu-ribu komentar.

Nabi Nuh as. melihat Seorang wanita menangis, Maka ia bertanya: "Mengapa Kamu Menangis?".

  Dia berkata: "Oh, saya menangisi kematian anak saya padahal dia masih muda dan dalam keemasan masa mudanya". 😔😔 Nabi Nuh as. bertanya padanya, "Berapa usia putra Anda?". Dia berkata: "Hanya 300 tahun !!". Nabi Nuh berkata padanya, dengan maksud untuk menghilangkan kesedihannya: "Apa yang akan kamu lakukan, Jika seandainya kamu hidup di masa umat yang usianya tidak melebihi enam puluh tahun?". Dia berkata: "Adakah seseorang yang hidup hanya selama enam puluh tahun?". Nabi Nuh as. menjawab: "Ya". Dia berkata: "Apakah ada orang yang bermaksiat (tidak menaati Tuhan) dalam waktu yang singkat itu?". Nabi Nuh as. menjawab: "Kebanyakan dari mereka bermaksiat (tidak taat kepada Tuhan) ". Dia berkata: "Apakah mereka berbondong-bondong untuk mencintai dunia yang sesaat, yang hanya beberapa hari itu?" Nabi Nuh as. menjawab: "Ya, satu-satunya perhatian mereka adalah cinta dunia dan sedikit yang memiki...