Langsung ke konten utama

Beginilah Percakapan Antara Emas Dan Tanah, Semoga Menjadi Motivasi

 

Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilau seperti aku.......???

Apakah engkau berharga seperti aku....... ???”

- Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???”

Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama.

Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli.

Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun.

.

Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain.

Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai.

.

Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi kita, keluarga dan orang lain.

Apalah arti kemakmuran bila tidak berbagi pada yang membutuhkan.

Apalah arti kepintaran bila tidak memberi inspirasi di sekeliling kita.

Karena hidup adalah proses, ada saatnya kita memberi dan ada saatnya kita menerima.

.

.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ADZAN tak perlu TERIAK TERIAK DAN tak perlu PAKAI PENGERAS SUARA

. Mengapa adzan harus dikumandangkan keras-keras? Pakai speaker pula. Apa tidak mengganggu yang lain yang bukan orang muslim? . Adalah teman saya, yang kebetulan non muslim, bertanya kepada saya, “Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”. . Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini . “Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”. . Teman saya membalas “Tapi kan di orang-orang sekitar tidak semuanya muslim?”. . Saya jawab lagi “Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding? . Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?” . Dia tersenyum namun membalas lagi “Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu deng...

Hindarkan Diri Menikahi Enam Golongan Wanita Ini

Ilutrasi Imam Al-Ghazali didalam kitabnya Ihya' Ulumuddin (kitab Tassawuf yang terkenal) ada mengatakan ungkapan arab yang bermaksud: "Janganlah kamu menikahi 6 jenis perempuan iaitu: 1. AL-ANNANAH : Perempuan yang banyak mengeluh dan mengadu, selalu membalut kepalanya sebagai tanda sakit (menandakan dia rasa terbeban dengan tugasan hariannya, kerana malas atau memang sifat aslinya suka mengeluh walaupun disebabkan perkara kecil, perempuan tersebut juga berpura-pura sakit supaya suaminya tidak membebaninya dengan tugasan harian). Menikahi perempuan yang sengaja buat-buat sakit tidak ada faedah padanya. 2. AL-MANANAH : Perempuan yang memberikan sesuatu kepada suaminya (suka mengungkit-ngungkit). Sampai satu masa dia akan mengatakan, saya telah melakukan untuk kamu itu dan ini. 3. AL-HANANAH : Perempuan yang suka merindui dan mengingati bekas suami atau anak daripada bekas suami (perempuan seperti ini tidak akan menghargai suaminya walaupun suaminya berusaha memuaskan segala kem...

Beginilah Nasib Orang Baik Di Negeri Ini

Lalu. Haruskah berhenti menjadi orang baik. Karena orang baik itu hidupnya kerap tidak menyenangkan. Dia hanya indah dalam dan ketika telah menjadi sejarah. Sementara dalam kehidupannya selalu dihadapkan oleh berbagai macam cobaan dan tantangan. Pak Irwandi Yusuf contohnya. Beliau pemimpin Aceh yg sangat baik. Saya dengan sangat yakin mengatakan bahwa pak Irwandi Yusuf adalah sosok pemimpin Aceh yg sangat baik. Beliau adalah pemimpin yg sangat cinta akan rakyatnya. Telah kering pena menulis kebaikan pak Irwandi. Kalaupun kembali menghikayahkannya hanya mengulang tulisan yg sama. Yg telah jadi rahasia umum. Yg menjadi konsumsi dan materi tulisan para pendukungnya. Dan tetap menjadi momok yg tidak senang didengar para pembencinya. Namun yg ingin dipastikan semua itu adalah kenyataan. Bukan rekayasa murahan. Contoh konkritnya pendirian rumah dhuafa sebelum beliau dilantik jadi Gubernur. Bahkan dari uang pribadinya. Itu bukan mengada2. Bisa dibuktikan langsung di lapangan. Bagaim...