Langsung ke konten utama

Tak Henti-Henti Tinjau Warga, Camat Peureulak : Semoga banjir Cepat surut


Peureulak - Camat Peureulak Nasri,SE Berserta Muspika setempat turun langsung ke desa guna meninjau serta membawa bantuan kepada warga yang terkenak banjir, Senin,3 Januari 2022.

Kedatangan Camat serta muspika kecamatan Peureulak kali ini selain meninjau dan membawa bantuan ia juga mengecek langsung kondisi warga di desa setempat.

Adapun Desa yang di kunjungi kali ini adalah desa cek embon dan desa seumbok Pepeng karena dua desa tersebut tingkat kebanjiran yang sangat parah di kecamatan Peureulak.

Selain mengunjungi dua desa tersebut rencananya Camat beserta muspika kecamatan Peureulak ingin mengunjungi beberapa tempat lain yang terdampak banjir.

Menurut Camat Peureulak Nasri,SE pihaknya akan selalu memantau lokasi-lokasi yang terdampak banjir guna mengetahui langsung kondisi warga di kecamatan tersebut.

"Kita akan selalu memantau lokasi-lokasi yang terdampak banjir guna bisa mengetahui kondisi warga yang sesungguhnya" ungkap pak camat

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya juga selalu mengingatkan kepada warga agar selalu berwaspada akan tingginya curah hujan yang dapat menyebabkankan arus sungai mendadak naik.

"Kita selalu mengingatkan kepada warga agar selalu berwaspada takkala air sungai mendadak naik karena tingginya curah hujan yang menyebabkan tingkat kebanjiran semakin tinggi" Sambung dia

Kemudian ia berharap semoga Allah SWT memberikan kesehatan kepada semua warga dalam menghadapi musibah ini dan semoga air sungai cepat surut.

"Kita juga selalu berdoa semoga Allah SWT memberikan kesehatan kepada warga dan semoga air sungai cepat surut agar masyarakat bisa kembali mengais rezeki" tutup camat Peureulak Nasri,SE (Said/T. Bahar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beginilah Percakapan Antara Emas Dan Tanah, Semoga Menjadi Motivasi

  Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilau seperti aku.......??? Apakah engkau berharga seperti aku....... ???” - Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???” Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun. . Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. . Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi...

Ketika Pepsi di Boikot Di Pakistan

Pemandangan menarik terlihat di sebuah postingan yang memperlihatkan ribuan botol pepsi yang masih berisi berserakan di tengah jalan hal ini tentu mengundang tanda tanya Ada apa gerangan sehingga banyak tumpukan botol minuman berserkan di tengah jalan Salah satu akun facebook mengungah postingan tersebut dengan kata-kata Pepsi harus di boikot di negeri paskistan jika anda setuju bagikan postingan ini, isi dari postingan M Usman Khan Tanoli. Tidak hanya itu sebelum ada kata boikot pepsi di awali dengan kata-kata" PAKISTAN MAIN PEPSI KA BYCOT KYA JAYE" hingga postingan tersebut dibanjiri oleh beribu-ribu komentar.

Nabi Nuh as. melihat Seorang wanita menangis, Maka ia bertanya: "Mengapa Kamu Menangis?".

  Dia berkata: "Oh, saya menangisi kematian anak saya padahal dia masih muda dan dalam keemasan masa mudanya". 😔😔 Nabi Nuh as. bertanya padanya, "Berapa usia putra Anda?". Dia berkata: "Hanya 300 tahun !!". Nabi Nuh berkata padanya, dengan maksud untuk menghilangkan kesedihannya: "Apa yang akan kamu lakukan, Jika seandainya kamu hidup di masa umat yang usianya tidak melebihi enam puluh tahun?". Dia berkata: "Adakah seseorang yang hidup hanya selama enam puluh tahun?". Nabi Nuh as. menjawab: "Ya". Dia berkata: "Apakah ada orang yang bermaksiat (tidak menaati Tuhan) dalam waktu yang singkat itu?". Nabi Nuh as. menjawab: "Kebanyakan dari mereka bermaksiat (tidak taat kepada Tuhan) ". Dia berkata: "Apakah mereka berbondong-bondong untuk mencintai dunia yang sesaat, yang hanya beberapa hari itu?" Nabi Nuh as. menjawab: "Ya, satu-satunya perhatian mereka adalah cinta dunia dan sedikit yang memiki...