Langsung ke konten utama

Aceh Dalam Sejarah


Musibah atjeh ateuh cot murong

Lheuh nyan meusambong u aceh jaya

Di aceh pidi tempat almarhom

Ureung yang peutron aceh merdeka


Jinoe kadame rame ji ek bong

Ngon rumoh geudong moto avanza

Wate calon drou jak rata gampong

Jak lakee tulong yubi suara


Oh ban kameunang seunang lam geudong

Di ureung gampong manoe ie mata

Peugah ngon janji rakyat ta tulong

Padahai ek punggong mandum cerita


Watee jameun mandum meuroron

Neu bantu rakan lon tamong TNA

Oh ban kadame lambong ija kroeng

Beudoh neutop lon mangat merdeka


Oh ban lheuh tatop teuhah ngon payong

Keudeh meulambong u jawa karta

Kakeunong keupiyah meugamba burong

Ngon bajee katon gamba garuda


Abeh dum cara peugeut ureung gampong

Bak mita embong beu kaya raya

Peugah drou caroung mandum ka mufom

Mangat geulindong bantu suara


Alah hai bangsa darah almarhoem

Bek le yu tuloeng bala peutaka

Beudoh cok bajee pinggang ija kroeng

Beudoh rakan lon taubat nasuha


Bekle meujanji mameh ban ie embon

Bekle bangsa lon tapupoh bangsa

Kasep yang syahit tanyoe geutulong

Kasep geuranggong geuroe ie mata


Abeh dum harta nyawoeng lam tuboeh

Kabeh dum duroeh aneuk syuhada

Bak bela nanggroe peusumpah tuboeh

Watee karap troeh ka sia sia


Ikayat musang bek le jak ratoh

Ikayat tuboeh tukui musalla

Ikayat aceh kabeh dum duroeh

Karna kabeh troeh ikayat jawa


Meumada ohnoe haba lon ratoeh

Meuah rakan boh mandum saudara

Kon karna benci meucureh tuboeh

Takot bereutoh bude keu dua


Haba peu ingat bek cok keu hate

Hudep beusare sama ta jaga


Berita Lainnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beginilah Percakapan Antara Emas Dan Tanah, Semoga Menjadi Motivasi

  Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilau seperti aku.......??? Apakah engkau berharga seperti aku....... ???” - Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???” Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun. . Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. . Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi...

Ketika Pepsi di Boikot Di Pakistan

Pemandangan menarik terlihat di sebuah postingan yang memperlihatkan ribuan botol pepsi yang masih berisi berserakan di tengah jalan hal ini tentu mengundang tanda tanya Ada apa gerangan sehingga banyak tumpukan botol minuman berserkan di tengah jalan Salah satu akun facebook mengungah postingan tersebut dengan kata-kata Pepsi harus di boikot di negeri paskistan jika anda setuju bagikan postingan ini, isi dari postingan M Usman Khan Tanoli. Tidak hanya itu sebelum ada kata boikot pepsi di awali dengan kata-kata" PAKISTAN MAIN PEPSI KA BYCOT KYA JAYE" hingga postingan tersebut dibanjiri oleh beribu-ribu komentar.

Nabi Nuh as. melihat Seorang wanita menangis, Maka ia bertanya: "Mengapa Kamu Menangis?".

  Dia berkata: "Oh, saya menangisi kematian anak saya padahal dia masih muda dan dalam keemasan masa mudanya". 😔😔 Nabi Nuh as. bertanya padanya, "Berapa usia putra Anda?". Dia berkata: "Hanya 300 tahun !!". Nabi Nuh berkata padanya, dengan maksud untuk menghilangkan kesedihannya: "Apa yang akan kamu lakukan, Jika seandainya kamu hidup di masa umat yang usianya tidak melebihi enam puluh tahun?". Dia berkata: "Adakah seseorang yang hidup hanya selama enam puluh tahun?". Nabi Nuh as. menjawab: "Ya". Dia berkata: "Apakah ada orang yang bermaksiat (tidak menaati Tuhan) dalam waktu yang singkat itu?". Nabi Nuh as. menjawab: "Kebanyakan dari mereka bermaksiat (tidak taat kepada Tuhan) ". Dia berkata: "Apakah mereka berbondong-bondong untuk mencintai dunia yang sesaat, yang hanya beberapa hari itu?" Nabi Nuh as. menjawab: "Ya, satu-satunya perhatian mereka adalah cinta dunia dan sedikit yang memiki...