Langsung ke konten utama

Monumen Islam Asia Tenggara Di Peureulak Potensi Wisata Rohani








Aceh Timur - Monumen Islam Asia Tenggara yang terletak di Desa paya Meuligo, kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur mempunyai potensi Sejarah Islam Di Aceh, Kuhusu nya Di Peureulak. Dr. Hilmi Bakar Almascaty(Direktur Nasional Hilal Merah) , dan juga Tgk. Jamaluddin  Abdurrahman S,pd M.Kom.I (Sekretaris Majelis Ta'lim AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH Aceh) bersama Tokoh Muda Daerah Zulfazli Aiyub (Kupiah Suka), Bersama Rekan - rekan yang lain Mengatakan Mempunyai Tujuan yang sama Ingin Membangkitkan Kembali Peradapan Sejarah Nusantara Islam yang ada di Aceh Timur, Rabu, 19/2/2020.

Bertempat di Makam Sulthan Alaiddin Sayed Maulana Abdul Azis Shah. Dr.Hilmi Menceritakan ingin mengembangkan dan memberi saran agar Sejarah Islam yang pertama di Peuruelak/Aceh Timur, Agar terkenal di Asia Tenggara Atau Negara Islam lainnya.

Tgk. Jamaluddin Berharap tidak melupakan sejahtera Islam pertama di Aceh, kita bangga dikarnakan Islam pertama itu ada di Peuruelak/Aceh Timur, Dengan makanan itu kita akan mencoba dan berupaya untuk membantu membuat Monumen Islam Asian Tenggara ini agar bisa dijadikan wisata rohani Islam.

Zulfazli Aiyub (Kupiah Suka) mendukung penuh agar Monumen Islam Asian Tenggara di kenal di negara-negara Islam lain, bakan siap Mengwakafkan jiwa dan raga untuk kejayaan Islam Kembali di Peuruelak Aceh Timur.(**)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beginilah Percakapan Antara Emas Dan Tanah, Semoga Menjadi Motivasi

  Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilau seperti aku.......??? Apakah engkau berharga seperti aku....... ???” - Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???” Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun. . Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. . Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi...

Ketika Pepsi di Boikot Di Pakistan

Pemandangan menarik terlihat di sebuah postingan yang memperlihatkan ribuan botol pepsi yang masih berisi berserakan di tengah jalan hal ini tentu mengundang tanda tanya Ada apa gerangan sehingga banyak tumpukan botol minuman berserkan di tengah jalan Salah satu akun facebook mengungah postingan tersebut dengan kata-kata Pepsi harus di boikot di negeri paskistan jika anda setuju bagikan postingan ini, isi dari postingan M Usman Khan Tanoli. Tidak hanya itu sebelum ada kata boikot pepsi di awali dengan kata-kata" PAKISTAN MAIN PEPSI KA BYCOT KYA JAYE" hingga postingan tersebut dibanjiri oleh beribu-ribu komentar.

Nabi Nuh as. melihat Seorang wanita menangis, Maka ia bertanya: "Mengapa Kamu Menangis?".

  Dia berkata: "Oh, saya menangisi kematian anak saya padahal dia masih muda dan dalam keemasan masa mudanya". 😔😔 Nabi Nuh as. bertanya padanya, "Berapa usia putra Anda?". Dia berkata: "Hanya 300 tahun !!". Nabi Nuh berkata padanya, dengan maksud untuk menghilangkan kesedihannya: "Apa yang akan kamu lakukan, Jika seandainya kamu hidup di masa umat yang usianya tidak melebihi enam puluh tahun?". Dia berkata: "Adakah seseorang yang hidup hanya selama enam puluh tahun?". Nabi Nuh as. menjawab: "Ya". Dia berkata: "Apakah ada orang yang bermaksiat (tidak menaati Tuhan) dalam waktu yang singkat itu?". Nabi Nuh as. menjawab: "Kebanyakan dari mereka bermaksiat (tidak taat kepada Tuhan) ". Dia berkata: "Apakah mereka berbondong-bondong untuk mencintai dunia yang sesaat, yang hanya beberapa hari itu?" Nabi Nuh as. menjawab: "Ya, satu-satunya perhatian mereka adalah cinta dunia dan sedikit yang memiki...